Iwan Setiawan

Web & graphic designer, illustrator

Love digital design, follow me @intraktives

Mendesain web sehingga memiliki nilai usability tinggi bukanlah perkara mudah. Si desainer harus mampu melihat dari sudut pandang kebutuhan pengguna, bukan atas kebutuhan desainer atau atas kebutuhan pemilik. Semua proses desain yang dilalui haruslah berorientasi pada kemudahan bagi pengguna

Sering kita mendengar penilaian orang-orang pada desain suatu website. Dari penilaian tersebut sering terlontar ucapan “bagus”, “menarik”, “minimalis”, “kurang menarik”, “biasa saja”, “unik” dan sebagainya. Desain seperti apakah sehingga menimbulkan penilaian seperti itu?

Saat seorang freelance web designer atau freelance graphic designer seperti anda menerima job dari client hal itu merupakan keberhasilan bagi anda. Namun apakah hanya sampai disitu ? Tentu tidak, karena itu baru separuh dari yang akan anda jalani.

Pada tahun 2010 Chris Anderson menulis sebuah artikel di majalah Wired yang berjudul “The Web is Dead. Long Live the Internet”. Di artikel ini si penulis menuturkan bagaimana orang-orang mengakses konten tidak lagi melalui website tetapi melalui native app (aplikasi) dari mobile device

Bagi seorang web designer pekerjaan web design adalah pekerjaan multiple skill, karena pembuatan sebuah website memang butuh beberapa pekerjaan yang berbeda. Artinya pekerjaan-pekerjaan tersebut satu sama lain secara disiplin ilmu jelas berbeda, aplikasi yang digunakan pun berbeda, target yang ingin dicapai pun berbeda.