Iwan Setiawan

Web & graphic designer, illustrator

Love digital design, follow me @intraktives

Pada tahun 2010 Chris Anderson menulis sebuah artikel di majalah Wired yang berjudul “The Web is Dead. Long Live the Internet”. Di artikel ini si penulis menuturkan bagaimana orang-orang mengakses konten tidak lagi melalui website tetapi melalui native app (aplikasi) dari mobile device

Dimulai pada pagi hari saat bangun tidur mereka mengecek email dari aplikasi melalui iPad, sampai waktu makan siang tiba mereka membuka Facebook, Twitter dari aplikasi. Mereka mengecek update konten dari RSS feed, memanfaatkan Skype dan instant messenger dalam melakukan percakapan. Semua ini dilakukan melalui aplikasi, si penulis menuturkan bahwa orang-orang sepanjang hari mengakses internet namun tidak melalui website. 

Smartphone Menggila

Empat tahun telah berlalu, sekarang kita berada di tahun 2014. Apakah fenomena yang diceritakan oleh Chris Anderson empat tahun lalu masih berlangsung? Sepertinya iya masih berlangsung dimana penggunaan aplikasi terus melaju. Kita lihat saja dari pertumbuhan mobile device khususnya smartphone beberapa tahun belakangan yang menjadi fenomena luar biasa. Pengguna smartphone tumbuh dalam jumlah yang mencengangkan, pada tahun 2013 para vendor mengapalkan smartphone di angka 14 juta. Angka 14 juta ini didalamnya adalah kenaikan sebesar 100% dibanding tahun sebelumnya pada tahun 2012. Artinya ada kenaikan sangat signifikan pengguna smartphone yang didominasi oleh mobile device dengan operating system iOS dan Android.

 

Trafik Mobile Melampaui Web

Menurut data Statista pada tahun 2013 global traffic web 17,5% berasal dari mobile, ada kenaikan 6% dari tahun 2012. Dimana dari data Statista ini bisa kita lihat penyebarannya pada semua kawasan dan benua yang menunjukkan kenaikan.

Sumber Statista

 

Native App Semakin Populer

Dengan semakin menggilanya permintaan mobile device khususnya smartphone berbanding lurus dengan peningkatan penggunaan native app. Menurut data Flurry pada tahun 2014 bahwa konsumen di US menghabiskan waktunya sebesar 86% di aplikasi dibandingkan hanya 14% di mobile web. Dibandingkan di tahun sebelumnya pada 2013 ada kenaikan 6% untuk waktu yang dihabiskan pada aplikasi yang menandakan ada trend naik.

Sumber Flurry

 

Penjualan PC Menurun

Menurut data IDC ada penurunan penjualan PC di seluruh dunia sebesar 9,8% pada tahun 2013. Kategori PC disini termasuk desktop, notebook dan workstation.

Native App Lebih Unggul

Berbagai alasan di ungkapkan oleh berbagai pihak seperti pengamat teknologi, programer, maupun pengguna akan keunggulan native app yang membuatnya begitu disuka. Satu hal yang mengemuka dari native app adalah performanya yang lebih unggul daripada web app dari segi kecepatan. Di jaman dimana orang-orang butuh cepat dan tak sabar menunggu tentu ini akan menjadi faktor penting dalam menentukan pilihan. Kemampuan native app yang bisa mengakses fitur yang dimiliki smartphone/tablet seperti geo-location, GPS, bluetooth, accelerometer, gyroscope, kamera juga menjadi keunggulan tersendiri. Selain itu user experience yang bagus dan kemampuan beroperasi secara offline juga menjadi daya tarik.

 

Pendapat Kontra

Dari data di atas apakah cukup bisa menjelaskan bahwa web sedang dalam proses menuju kematiannya seperti yang ditulis oleh Chris Anderson? Ternyata ada pandangan yang berbeda berkaitan dengan data yang dirilis tersebut.

Perubahan Perilaku Pengguna

Pasca empat tahun sejak tulisan “The Web Is Dead. Long Live the Internet” oleh Chris Anderson tidak ada tanda-tanda web akan mati atau mungkin memang tidak akan mati. Apa yang dituturkan oleh Chris Anderson dianggap oleh sebagian pengamat sebagai perubahan cara pengguna dalam mengakses internet. Dengan adanya native app pengguna memiliki alternatif dalam mengakses konten online, pengguna tidak lagi harus mengakses web secara langsung namun melalui aplikasi pada mobile device seperti tablet dan smartphone. Namun bagaimanapun native app yang menampilkan konten online mengambil konten dari web. Dengan kata lain native app hanya sebagai Gateway.

Trafik yang di Dominasi oleh Pemain Besar

Data yang ditunjukkan Flurry tentang konsumen di US yang menghabiskan waktunya sebesar 86% di aplikasi dibandingkan hanya 14% di mobile web tidaklah memberi gambaran apa-apa. Hal ini dikarenakan aplikasi yang dimaksud didominasi oleh pemain besar seperti Facebook, Twitter, Pinterest, game. Data itu hanya bisa menjelaskan bahwa Facebook, Twitter, Pinterest dan game lebih banyak diakses dari aplikasi daripada web. Namun data tersebut tidak bisa menjelaskan preferensi konsumen dalam hal mengakses konten online apakah lebih banyak waktu yang dihabiskan di aplikasi atau di web.

Biaya

Setiap pihak yang memutuskan untuk mengembangkan native app paling tidak harus mengembangkan di tiga platform yakni iOS, Android, Windows Phone. Bisa dibayangkan berapa waktu yang dibutuhkan dan biaya yang dikeluarkan untuk pengembangannya. Apa iya pemilik mau mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk membuat aplikasi di tiga platform yang kontennya hanya company profile.

Kesimpulan

Empat tahun setelah tulisan Chris Anderson tidak ada sesuatu yang ekstrim atau dramatis terjadi pada web karena web adalah ekosistem online itu sendiri dan web tetap eksis. Munculnya smartphone dengan native app memang merupakan dinamika tersendiri dalam akses konten online. Ibarat pendulum maka sekarang pendulum tersebut sedang mengarah ke native app, native app sedang booming pengguna menyukainya dengan berbagai keunggulannya. Namun pendulum ini akan mengayun balik ke mobile web dan responsive web tentu dengan berbagai alasan seperti kemampuan HTML yang semakin mumpuni, kecepatan koneksi internet yang terus bertambah, pertimbangan biaya. Sulit rasanya membayangkan perorangan, instansi pemerintah mapun perusahaan membuat native app sendiri walau isinya hanya company profile.